Minggu, 03 Maret 2013

Pendidikan Kewirausahaan (Entrepreneurship Education) Indonesia




Pendidikan Kewirausahaan adalah usaha terencana dan aplikatif untuk meningkatkan pengetahuan, intensi/niat dan kompetensi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya dengan di wujudkan dalam prilaku kreatif, inovatif dan berani mengelola resiko. (Ade Suyitno : 3)

Pendidikan kewirausahaan merupakan kajian internasional terkini dan terus di teliti dan di kembangkan secara dinamis di seluruh belahan dunia. Pendidikan kewirausahann di lakukan mulai dari Universitas, Sekolah Menengah, Sekolah dasar hingga ada playgroup of entrepreneurship untuk anak-anak. Maraknya pendidikan kewirausahaan di seluruh dunia ini tidak lain karena semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya karakter kewirausahaan pada generasi muda (kreatif, inovatif dan berani mengelola resiko) dan pentingnnya kedudukan seorang entrepreneur pada suatu motor pergerakan perekonomian suatu negara. Hal ini di jelaskan secara gamblang oleh McClelland bahwa “Negara akan makmur jika entrepreneur dalam suatu negara mencapai 2 % dari keseluruhan penduduknya”.(Ade Suyitno : 1)

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Indonesia sangat sadar akan pentingnya pendidikan kewirausahaan bagi kemajuan sumber daya manusia Indonesia untuk menjawab tantangan masa depan. Oleh karena itu Dikti mempunyai program-program unggulan untuk melaksanakan pendidikan kewirausahaan dalam program mahasiswa wirausaha (PMW), Co-operative, Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dan masih banyak lagi. Hal ini semua di lakukan untuk meningkatkan pengetahuan, niat dan aktivitas kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Interview Penulis dengan beberapa ahli.
Kenapa ada pendidikan kewirausahaan padahal banyak seorang wirausaha sukses tidak berpendidikan formal tinggi ?

Ir. Dede Martino Dosen Universitas Jambi
Banyak wirausaha sukses yang tidak kuliah itu karena mereka orang yang giat dan mencari sendiri bagaimana menjadi wirausaha melalui pengalaman. Namun hal ini memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu dalam pendidikan kewirausahaan kita akselerasi pengalaman dan pola pikir. Dalam pendidikan kewirausahaan yang ingin kita didik adalah menularkan pola pikir dan prilaku seorang wirausaha pada peserta didik hingga dia berprilaku dan berwirausaha.

Kenapa masih sedikit pengusaha yang hasil pendidikan kewirausahaan yang sukses dan menjadi pengusaha besar ?

Prof Disman PD I FPEB UPI
Pendidikan adalah untuk menjawab perubahan 5 tahun, 10 tahun mendatang.
Pendidikan adalah membentuk peserta didik mandiri melalui pola pikir serta pemberian kompetensi dan skill. 
Jadi dalam pendidikan kewirausahaan akan mengembangkan peserta didik berprilaku entrepreneur dan menjawab tantangan masa depan.

Kesimpulannya pendidikan kewirausahaan adalah kompetensi wajib yang harus di miliki untuk menjawab tantangan masa depan dengan penenman karakter kewirausahaan. Hal ini penting karena sebagai motor penggerak perekonomian masa depan Indonesia.

Ade Suyitno. 2013. Paper Pendidikan Kewirausahaan dan Intensi Kewirausahaan. Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

Ade Suyitno.   2013.  Paper Pendidikan Kewirausahaan : Teori dan Praktik. 
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.